Selasa, 26 Januari 2016

@endahomemade_Ice Cream Simple


Ice cream simple (no whip cream no eggs)

Bismillahirrahmanirrahiim
Okay, mumpung ada waktu buat nulis nih. Jadi ceritanya kemarin  lagi pengen ice cream, tapi bikinan sendiri. Sebelumnya sih udah search resep ice cream dari fb, dari blog yang bertebaran di eyang Google juga. Dari sana banyak banget nemuin resep tapi kebanyakan pake whip cream, pake telur, dll. Proses pembuatan pun beda.

Hemmm, sempet bingung juga mau milih resep yang mana sementara ga ada waktu buat belanja dan dirumah cuma punya beberapa bahan aja. Tapiiii dengan sedikit improvisasi semua simsalabim aja. Jadi deh!

Well, jadilah ice cream no whipping cream dan juga no putih telur. Tapi tetep creamy dan maknyos lah pokoknya.

Lets bekicot, eh cekidot!
Bahan:
- susu kental manis 2-3 sachet
- tepung maizena 2 sdm
- air 1 gelas belimbing
- gula pasir 4-5 sdm
- vanili bubuk 1sdt
- sejumput garam
- tbm 1 sdm

Cara membuat :
Pastikan baca basmallah dulu, supaya diberi kelancaran dan keberhasilan hehe :)
- campur susu kental manis, tepung maizena, air, gula pasir, vanili dan garam dalam panci
- masak bahan tsb sampai meletup dengan api sedang (jangan lupa selama proses diaduk terus)
- setelah matang matikan api dan dinginkan
- sambil menunggu dingin, cairkan tbm (aku tempatin tbm dalam gelas plastik lalu disimpan dalam mgic jar sampai leleh)
- setelah dingin campurkan bahan yang sudah matang dengan tbm lalu mixer dengan kecepatan sedang sampai berbuih dan agak berat
- pindahkan ke wadah yang ada tutupnya lalu bekukan dalam freezer kurang lebih 6 jam
- setelah beku siap dikreasi lalu dinikmati, atau difoto dulu baru dimakan (ups!)

#NOTE
- tbm itu sejenis bahan makanan tambahan untuk emulsi istilah lainnya sp/ ovalet banyak tersedia di toko kue dan swalayan kok
- resep tsb untuk pure ice cream, bisa ditambahkan smoothie buah (kalau juice kandungan air terlalu banyak) , serbuk pop ice, good day, atau produk minuman instan lainnya ( setelah di mixer sampai berbuih campurkan smoothie/ serbuk tsb mix lagi  sampai rata lalu masukan dalam wadah)
- bisa disajikan dengan topping sesuka hati (meises/ pasta coklat/ choco chip) asal jangan di topping dengan sosis karena rasanya pasti nyleneh
- bisa dicetak dengan cetakan, atau dibuat banana split (disarankan pisang ambon, karena selain pisang ambon kurang nikmat)

Well, selamat mencoba (bila mau) :)
 Banana split ( rasa good day original n meises)
 Durian ice cream popsicle

Sabtu, 23 Januari 2016

Kebun buah rumah joglo jumantono_the review


Kebun Buah Rumah Joglo

Ceritanya tadi siang sekitar pukul 14.00 kami berempat ( saya, suami dan adik ipar beserta si kecil Zhaf) berwisata ke kebun buah di daerah Jumantono, Jumapolo Karanganyar. Karena sudah siang kami tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 dari Kartasura. Perjalanan kami tempuh dengan mobil.

Kami menggunakan bantuan google maps. Rutenya dari monumen Pancasila Karanganyar masuk lurus ke belakang. Lalu belok kiri lurus sampai bertemu tugu Genengan, selanjutnya masih lurus sampai memasuki jalan kecil yang aspalnya mulai banyak terkikis. Disamping jalan banyak peternakan ayam dan perkebunan. Saat memasuki lokasi akan ada penanda berupa panah kuning. Sampai akhirnya kami melewati kebun kelengkeng, srikaya, durian dan jambu tibalah kami di sebuah pendopo joglo yang masih ada beberapa pengunjung.

Karena musim durian dan suami menyukainya , tentunya durianlah yang jadi incaran kami. Aku pikir tempatnya berupa kebun durian yang siap panen, jadi disana pengunjung bisa memilih durian dari pohonnya. Tentunya dengan instruksi dari si petani yang menunjukkan mana durian yang sudah matang dan boleh dipetik, karena judulnya saja 'kebun buah'. Tapi kenyataannya disana berdiri petani yang menjual durian, kelengkeng, jambu kristal, buah naga dan rambutan dalam satu meja panjang. Kisaran harganya mulai 35K sampai 80K untuk ukuran durian yang paling besar. Untuk buah yang lain sudah dalam kemasan jaring per kilogram.

Sebelumnya ada beberapa tulisan yang menyebutkan 'durian tidak enak bisa ditukar' (hanya saja aku tidak sempat mengambil gambarnya) yang sekarang tulisannya sudah dihapus.

Setelah memilih durian, kami memilih tikar yang sudah disediakan untuk menikmatinya. Aku dipaksa mencoba durian oleh suami. Karena aku tidak suka durian bagaimanapun rasanya yang jelas sangat aneh. Tapi menurut suami lumayan enak. Dagingnya agak tebal, dalam satu lonjong ada yang berisi 5 biji durian. Sedang asyiknya menikmati durian datanglah segerombolan lalat hijau menyerbu kulit durian dalam bak sampah.

Setelah puas, kami sholat ashar disana. Tersedia toilet dengan air bersih yang melimpah, hanya saja agak terlihat keabu abuan dalam bak, bilik untuk sholat lengkap dengan sajadah dan mukena, meja dan tikar untuk para pengunjung. Halaman depan joglo muat untuk sekitar 6-7 mobil yang parkir.

Karena sudah sore, kami memutuskan untuk pulang. Cukup menikmati durian hari ini. Pengalaman menikmati durian di dekat kebun durian. Dan sayangnya kami tidak bisa berfoto dengan pohon durian yang sedang berbuah banyak karena kami tidak melihatnya.

Well, pintar pintar memilih buah durian saja. Sekalipun membelinya di pinggir jalan. :)

Jumat, 22 Januari 2016

@endahomemade_Pizza Homemade


Homemade Pizza

Ayayay... Lagi moody masak masak lagi nih. Kemarin aku bikin pizza simple buat ngemil. Malem malem daripada keluar jajan, males dandannya. Hahah

Sebelumnya aku searching nyari resep cara membuat pizza, dari sekian banyak resep yang dimuat mbah Google akhirnya aku bikin pizza dan... Gagal! Oh my God, iya gagal. Jadi hasil pizzanya gosong dibagian bawah, dan rasa adonan pizzanya mirip roti gitu.

Well, karena aku penasaran hari berikutnya coba lagi dan... Sukses, dengan beberapa penghilangan salah satu bahan. Dan resep yang berbeda tentunya.

Langsung aja deh aku share yang sukses.
Catet yaa, atau screenshot juga boleh.
Bahan:
Adonan roti:
- tepung terigu protein tinggi ( aku pakai segitiga biru) 10sdm
- gula pasir 1 sdt
- fermipan 1 sdt
- air secukupnya ( air untuk membuat biang ragi, jadi takar sesuai kebutuhan aja soalnya setelah jadi biang sekaligus untuk mengaduk adonan sampai kalis)
- margarin 3 sdm (dilelehkan)
- minyak 2 sdm
- keju mozarella (keju cheddar juga boleh)
Topping :
- saus pasta/ bolognise instant
- bawang bombay 1 buah
- sosis 2 buah ( sesuai selera, bisa ayam/sapi)
- 1 sdt garam
- 1 sdt merica bubuk

Cara membuat :
 Buat biang ragi dulu, gula pasir dicairkan dengan air lalu masukan fermipan dan aduk sampai berbusa
Tepung terigu dicampur dengan margarin leleh tambahkan biang ragi yang sudah jadi uleni sampai kalis
Setelah kalis diamkan dalam wadah tertutup kain 15 menit/ sampai mengembang
Bahan topping: bawang bombay dan sosis dipotong sesuai selera lalu ditumis dengan sedikit minyak, beri garam dan merica bubuk (saus instan tidak ikut ditumis)
Setelah mengembang, masukkan adonan ke tevlon/ wajan anti lengket (aku pakai tevlon ukuran d:18 cm, jadi kecil dan agak sedikit tebal) bentuk sesuai selera, jangan lupa dipipihkan merata, lalu tusuk dengan garpu permukaan adonan
Ratakan saus instan diatas adonan sesuai selera, tambahkan tumisan bawang dan sosis sampai rata
Tuang saus instan lagi, ratakan
Potong keju/ parut keju dan ratakan sebagai topping terakhir
Nyalakan api kecil
Letakkan tevlon berisi pizza mentah dan tutup dengan penutup wajan 10-15 menit
Setelah cukup kering angkat dan pizza sudah jadi!
Pindah ke piring saji, nikmati bersama keluarga, teman atau sendiri juga boleh

Yupp, bahannya simple kan... Buatnya juga kok, yuk yang mau bikin.  :)

#Note: penghilangan bahan dari resep sebelumnya adalah telur, karena ini yang bikin adonan makin empuk kayak roti pada umumnya
Lainnya adalah susu bubuk, sebenarnya ga dihilangkan pun ga papa.
Topping sengaja aku pakai saus pasta/ bolognise supaya lebih enak dan ga ribet heheh.





Happy 6th old month lil lady Zhaf



Bismillahirrahmanirrahiim

Alhamdulillah, Zhaf genap 6 bulan. Terasa banget selama setengah taun ini, merawat Zhaf dan nemenin Zhaf bermain meskipun disambi dengan gadgetan, heheh (maklum mama muda pengen eksis terus). Bisa mengamati perkembangannya tiap bulan dari yang abis lair hanya bisa merem melek, sampai sekarang yang aktif banget.

Well, jadi sepanjang perjalanan Zhaf menuju 6 bulan jangan sampe terlewat buat ditulis di blog sendiri, sayang kalo ga ditulis. Hihiii

Sepanjang menuju 6 bulan bobot Zhaf makin nambah tentunya. Oia, sekedar cerita nih kebetulan posyandu nya sekarang udah berdiri sendiri tiap RW, dan kemarin abis launching. Setelah acara peresmian oleh pak Lurah disusul kegiatan posyandu seperti biasanya. Ditimbanglah Zhaf, aku pikir pake timbangan gantung, eh ternyata timbangan injak dan itupun bobot aku gendong Zhaf dikurangi bobot aku. Aku dan Zhaf  60,aku sendiri 53 well jadilah 7kg bobot Zhaf. Agak ragu juga sih kalo kayak gitu kan kurang akurat juga. Malah sebelumnya dikatain bobot aku sama Zhaf 61,hellow...aku baca jarum 60kg. Dari situ aku bisa nyimpulin bahwa mungkin para kader posyandu balitanya kurang pengalaman. Atau mungkin juga lagi panik saking ramenya.

Next, menjelang taun baru papanya Zhaf libur dan kita pergi liburan ke Cepu ketempat utinya Zhaf. Disana kita menginap 3n4d, alhamdulillah selama perjalanan Zhaf ga rewel, cuma yah...sesekali kecapean gitu bosen karena biasanya Zhaf tengkurap dll. Saat ketemu uti dan kakungnya Zhaf masih takut. Maklum jarang ketemu, paling parah ketemu sama kakungnya, udah 2 hari serumah tapi belum mau diajakin kakungnya. Hari selanjutnya kita main kerumah bude Aminah, disana kita dimarahin karena kostum Zhaf terlalu pendek karena hari udah malem, dan bude bilang bakal sakit itu anak. Mungkin lagi kena apesnya, sebenarnya sebelum main mau aku gantiin baju dulu, tapi papanya kayak keburu yang mau main. Biasanya juga aku pakein panjang kalo sore. Emang lagi apesnya aja, hadehhh. Dan pagi harinya saat Zhaf bangun, badannya panas. Kepala sama tangannya panas banget. Aku bawa pacetik waktu itu, cuman lupa bawa termometer. Entah ada angin apa, mungkin insting seorang ibu akhirnya aku bawa pacetik, biasanya pergi jauh dan nginep ga pernah aku bawa obat-obatan. Tetep ga aku kasih pacetik karena ragu belum ukur suhu, kebetulan juga dirumah ibu mertua ga punya termometer. Aku kasih baju panjang dan ASI yang sering. Alhamdulillah sorenya udah turun demamnya.

Setelah liburan, masuk ditaun 2016. Pas malem pergantian taun banyak meletus kembang api. Tengah malem Zhaf kebangun dan ikut ngeliat kembang api. Ga ada yang spesial lainya sih.

Beberapa hari yang lalu aku sempat berpikir aneh, terbayang sesuatu yang aneh. Yaitu tentang Zhaf mungkin akan jatuh. Dan ternyata benar, waktu aku tinggal bikin teh di dapur, Zhaf ditemenin pakdenya tapi ternyata pakdenya langsung keluar tanpa pesan dan tanpa diberi penghalang bantal di pinggir kasur. Dan terjadilah sesuatu yang sempat aku bayangin. Zhaf jatuh dari kasur dengan ketinggian kurang dari 30cm. Nangislah Zhaf, saat itu aku masih di dapur. Karena denger suara tangisan Zhaf akhirnya aku lari ke kamaa buat nolong Zhaf. Namanya juga orang Jawa, sekalipun udah jatuh masih aja untung. Soalnya jatuhnya cuma pendek. Dan alhamdulillah nya Zhaf ga kenapa napa.

Okay, kita bahas yang lain. Oia penyebab Zhaf jatuh sebenarnya karena polah dia sendiri yang makin aktif. Sekarang Zhaf  udah bisa guling tengkurap kanan, kiri, balik terlentang, dan mulai bisa mengambil sesuatu merangkak maju. Lucu liat perjuangan Zhaf saat ambil barang. Tangannya meraih raih, kakinya yang satu mencoba memanjat yang satunya naik ke atas. Hahahha pokoknya lucu. Dan dia selalu semangat :). Selain itu Zhaf sudah makin kuat berdiri sambil pegangan dan menopang badannya dengan kedua kakinya sendiri, kadang kalo dinyanyiin malah joget naik turun.

Selain motorik kasarnya, zhaf juga mulai sering mengoceh. Kata yang paling sering adalah 'mamamama' 'ehh' dan beberapa kata dari planet lain. Kalo aja tau bahasa bayi mungkin asik banget karena bisa mengerti maksudnya.

Beberapa hari yang lalu meet up dengan keluarga pak Dindin, kita main ke Solo dan Kemuning. Bersama Zhaf, dan masih sama saat melihat orang baru Zhaf selalu nangis. Dari bu Sari Zhaf dapet boneka teddy pink, dan jaket. Bener-bener ga nyangka karena niat buat beliin jaket udah ada, eh malah dapet jaket duluan. Sebelumnya juga dapet hadiah dari om Moko, gendongan instant. Yah... Alhamdulillah rezeki anak sholeha, hehe.

Saat ini Zhaf udah mulai MPASI. Mulainya sih seminggu sebelum genap 6 bulan. Itupun yang melatih mbah utinya. Saat aku mandi, zhaf digendong mbahnya dan tau tau udah disuap pisang beberapa sendok. Kaget sih, planningnya kan mau aku ajarin setelah 6 bulan. Tapi yasudahlah, ga apa-apa toh memang sudah boleh. Zhaf mau dikasih pisang, tapi cuma sedikit makannya pun seperti yang terpaksa gitu, hehe.

Selanjutnya aku cobain buncis+pear saring lumayan mau, jeruk baby mau, kacang merah belum mau, wortel+brokoli +pear belum mau juga. Mungkin perlu pengenalan tanpa mixing untuk pertama kali. Dan perlu kesabaran extra kalo nyuapin Zhaf. Dia suka main 'emprut' bibir. Kadang disuapin tapi mulut ditutup rapet. Metodenya masih yg saring, sebenarnya pengen juga nyobain BLW (baby led weaning) sumber dari fb, tapi Zhaf aku pikir belom siap untuk itu karena ketertarikan sama makanan masih sedikit, dan belum bisa duduk sendiri. Mungkin nanti saat dia udah perlahan belajar duduk.

Alhamdulillah..., semoga Zhaf sehat dan aktif selalu. Makin pinter dan suka mengeksplorasi kemampuannya. Aamiin. Buat aku juga semoga selalu diberi kesabaran kesehatan dan kekuatan supaya bisa merawat dan mendidik Zhaf dengan baik. Aamiin...